DigitekNesia
Beranda Kesehatan Perut Terasa Panas Setelah Makan Pedas, Ini Cara Mengatasinya!

Perut Terasa Panas Setelah Makan Pedas, Ini Cara Mengatasinya!

Bagi pencitanya, rasa pedas pada makanan bisa meningkatkan nafsu makan. Bahkan, makanan jadi terasa kurang nikmat saat tidak ada rasa pedas di dalamnya. Namun, bagaimana ya jika perut terasa panas setelah mengonsumsi makanan pedas? Apakah hal ini wajar dan boleh dibiarkan begitu saja?

Penyebab Perut Panas Setelah Mengonsumsi Makanan Pedas

Rasa pedas pada makanan disebabkan oleh kandungan capsaicin dari cabai maupun piperin dari lada yang akan dimasukkan sebagai salah satu bahan makanan. Kandungan tersebut akan memicu aktifnya reseptor rasa sakit atau panas di lidah yang sering dikenal dengan rasa pedas. Respon tubuh terhadap capsaicin maupun piperin ini bisa berbeda pada setiap orang, ada yang memiliki respon sensitif sehingga tidak begitu tahan terhadap rasa pedas, tetapi ada juga yang tergolong tidak sensitif sehingga sering dianggap kuat pedas.

Sensasi panas yang dirasakan pada mulut saat mengonsumsi makanan pedas terkadang juga dirasakan di perut. Namun, kondisi ini sering diabaikan dan dianggap sesuatu yang wajar, apalagi jika kamu baru saja mengonsumsi makanan yang sangat pedas. Padahal, ternyata hal ini tidak boleh diabaikan karena bisa menjadi penanda adanya masalah pada sistem pencernaan.

1. GERD

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan akibat melemahnya otot LES, yaitu katup otomatis yang berfungsi untuk mencegah asam lambung naik. Dalam kondisi normal, katup ini akan membuka saat ada makanan atau minuman yang masuk dan kemudian menutup otomatis.

Namun, ketika kamu mengonsumsi makanan pedas, kandungan capsaicin dapat melemahkan otot LES, sehingga asam lambung akan naik ke kerongkongan. Akibatnya kamu akan merasakan panas pada area perut hingga kerongkongan. Terkadang, panas yang dirasakan juga disertai dengan sensasi asam pada mulut.

2. Diare

Capsaicin yang terkandung dalam makanan pedas juga dapat memengaruhi sistem kerja usus dengan membuatnya bergerak lebih cepat. Kondisi inilah yang menyebabkan perutmu terasa mulas dan panas. Tidak hanya itu, kamu juga mungkin akan mengalami diare.

3. Iritasi Lambung

Kandungan capsaicin juga bisa menyebabkan iritasi lambung yang menyebabkan munculnya sensasi terbakar atau panas pada perut. Biasanya lambung yang teriritasi juga akan terasa perih dan tidak nyaman. Bahkan, bisa membuat Anda merasa mual atau dalam tingkat yang parah, akan menyebabkan Anda sulit beraktivitas karena sakit yang dirasakan.

Untuk mengatasi perut yang terasa panas setelah makan pedas, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Segera hentikan konsumsi makanan pedas.
  2. Perbanyak konsumsi air putih untuk menetralisir pedas di perut.
  3. Konsumsi makanan ringan atau buah untuk menenangkan lambung, tetapi sebaiknya hindari coklat karena dapat semakin melemahkan kerja otot LES.
  4. Mengonsumsi obat sesuai dengan gejala yang dirasakan.

Jika kondisi kamu tidak juga membaik, ada baiknya segera periksakan diri ke dokter bedah digestif untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebab, bisa jadi kondisi pencernaan kamu mengalami masalah yang lebih serius akibat mengonsumsi makanan pedas, apalagi jika kamu termasuk yang sensitif terhadap capsaicin. Namun, setelah masalah ini selesai dan kamu sudah kembali sehat, jangan lupa untuk mulai membatasi konsumsi makanan pedas ya.

Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan